Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Selasa, 20 Mei 2014

inilah yang tersakiti



Cinta kau membuatku gila. Kau buatku menangis. Ketika aku mencapaimu hampir  mengenggam erat di tanganku.Ketika aku jauh darimu,aku rindu kamu dan aku khawatir tentang kamu. Aku semua tentang,semua tentang  seperti kebohongan aku terpesona oleh kebahagiaan. Dalam hatiku. Sakit dalam hatiku. Hujan di dalam airmataku. Kamu adalah satu-satunya. Untuk membungkusku dan memelukku. Cinta,seperti takdir,membuat kenangan sedih seperti bayangan ketika kamu tersenyum. kamu adalah bintang bersinarku. Aku kesepian,terperangkap dalam kegelapan seperti bintang dalam hatiku kamu cahaya silau. Menyingkitkan kakiku, aku adalah “kamu-holic yang pelan-pelan mencair dan diserap olehmu” . Dalam rangkulanmu seperti mimpi saat mekar dalam surgaku. Seperti kebohongan aku terpesona oleh kebahagiaan.
Kehangatan menyebari hati dinginku. Jarakmu tidak makin dekat.tidak apa jika aku tidak bisa mencintaimu. Tidak apa jika aku tidak bisa memelukmu. Cinta kesepian,ya,aku cinta kamu,walaupun dari jarak jauh. Aku masih bisa melihatmu. Tidak apa walaupun jika aku tidak bisa menyentuhmu. Tidak apa jika aku tidak bisa memelukmu.cinta kesepian,ya,aku cinta kamu,walaupun dari jarak jauh. Aku masih bisa merasakanmu. Hatiku dapat meraihmu. Cinta kesepian. Apakah kamu mendengar hatiku? Apakah kamu melihat air mataku? Satu-satunya di dunia ini,. Satu-satunya. Untukku itu harus kamu. Kamu membuatku gila. Kamu membuatku menangis. Seperti angin yang bergerak jauh ketika aku mencoba meraihnya dengan tanganku. Seperti angin yang bergerak jauh ketika aku mencoba meraihnya dengan tanganku. Cinta adalah apa yang kamu lakukan sendiri. Apa yang tersisa adalah air mata. Apakah kamu mendengar hatiku. Apakah kamu melihat airmataku. Satu-satunya di dunia ini, hanya satu. Yang kubutuhkan itu adalah kamu. Kenapa kamu terus melarikan diri dariku? Kamu dekat seolah-olah aku bisa menangkapmu. Tapi ketika aku melakukan itu, Kamu menjauh seperti angin. Meskipun aku hanya ingin menunggu untuk mendekatimu diam-diam. Jarakmu tidak akan berkurang sedikitpun. Tidak apa meskipun aku tidak bisa menyentuhmu. Tidak apa meskipun aku tidak bisa memelukmu. Cinta yang sepi, ya aku mencintaimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar